Bogor, Delikkasusnews. Id
Kondisi jembatan penghubung antara Kecamatan Gunung Putri(Jalan Vila nusa indah,Desa Bojong Kulur), Kabupaten Bogor, dengan wilayah Kota Bekasi hingga kini masih memprihatinkan. Pembatas jembatan yang rusak hanya diganti menggunakan bambu seadanya, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan.02/07/26
Berdasarkan pantauan di lokasi, pagar pengaman jembatan tidak lagi menggunakan konstruksi besi yang memadai. Sebagai penggantinya, hanya terpasang batang bambu yang dinilai tidak layak menjadi pelindung di jalur dengan lalu lintas kendaraan yang cukup padat. Setiap hari, jembatan tersebut dilintasi kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan barang.

Warga mengaku waswas setiap kali melintasi jembatan tersebut. Mereka menilai kondisi pembatas bambu sangat berisiko, terutama saat malam hari, hujan, maupun ketika kendaraan saling berpapasan.

Kondisi ini menjadi sorotan karena sebelumnya Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor Jaro Ade diketahui telah meninjau langsung lokasi sekitar Maret 2025. Dalam kunjungan tersebut, keduanya disebut menjanjikan perbaikan jembatan demi meningkatkan keselamatan masyarakat.

Namun, hingga Juli 2026, janji tersebut belum juga terealisasi. Tidak adanya progres pembangunan membuat masyarakat mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti hasil peninjauan yang telah dilakukan.

"Jangan sampai perbaikan baru dilakukan setelah terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas," ungkap salah seorang warga.

Masyarakat berharap Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Jaro Ade segera menginstruksikan dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, agar segera merealisasikan pembangunan pembatas jembatan sesuai standar keselamatan.

Warga juga meminta pemerintah memberikan kepastian mengenai jadwal pelaksanaan perbaikan agar masyarakat tidak terus dihantui rasa cemas setiap kali melintasi jembatan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Dinas PUPR mengenai alasan belum terealisasinya perbaikan jembatan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai dengan prinsip pemberitaan yang berimbang. 

red .Sinta (Kabiro) 

Baca Juga