Breaking News

 


Delik Kasus News.id I Jakarta - Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyelenggarakan Dialog Nasional Kepemudaan bertema “Masa Depan Anak dan Generasi Muda di Era Bonus Demografi” di Café Kopisisasi, Cijantung, Jakarta, tgl Rabu (21/1/2026). 

‎DPP KNPI yang dipimpin Ketua Umum Saad Budiman Lubis dan Sekretaris Jenderal Roy Stevy Wendy ini menghadirkan tokoh nasional, akademisi, serta praktisi pendidikan untuk membahas kesiapan pemuda menghadapi bonus demografi.

‎Di sesi pembicara utama, Dr. Wawan H. Purwanto (Tokoh Nasional / Pejabat BIN) menekankan perlunya keberanian berinovasi dari generasi muda.

‎“Dalam rangka menyongsong bonus demografi, kaum muda harus berani berinovasi, harus punya skill, spirit dan stamina yang baik. Negeri kita akan mampu bersaing dan jadi leader bukan follower. KNPI harus menjadi motor penggerak bonus demografi,” ujarnya, menyoroti pentingnya sinergi antara kemampuan teknis dan kekuatan semangat kebangsaan.

‎Prof. Dr. Ilyas Indra, S.H., M.H., M.M. (Ketua MPI DPP KNPI) menyerukan kemandirian pemuda sebagai fondasi utama agar generasi muda tidak hanya menjadi pasar tenaga kerja tetapi juga pencipta lapangan kerja. Ia menekankan program-program pemberdayaan yang memberikan ruang praktik kewirausahaan dan kepemimpinan bagi pemuda di tingkat daerah dan nasional." ucapnya.

Ditempat yang sama, ‎Satriwan Salim, S.Pd., M.Si. (Anggota Pokja KPAI) membuka fakta dan data terkait mutu pendidikan Indonesia, baik yang diukur oleh institusi dalam maupun luar negeri dan menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan adalah syarat mutlak menuju Indonesia Emas.

‎“Agar Indonesia emas terwujud maka dibutuhkan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, KNPI harus mendorong lahirnya perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan,” tegasnya.

‎Sekretaris Jenderal DPP KNPI Roy Stevy Wendi memperingatkan bahwa bonus demografi bisa berubah menjadi bencana demografi jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Menurutnya, “bonus demografi akan berubah menjadi bencana demografi jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Organisasi kepemudaan berperan besar didalamnya.” Oleh karena itu, organisasi kepemudaan mesti aktif menginisiasi program pelatihan, advokasi kebijakan pendidikan, dan kolaborasi publik-swasta." katanya.

‎Ketua Umum Saad Budiman Lubis menutup dialog dengan menegaskan komitmen KNPI untuk menjadi lokomotif gerakan kepemudaan nasional. “Melalui berbagai program strategis yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, DPP KNPI terus menunjukkan perannya sebagai lokomotif gerakan kepemudaan nasional. Tidak hanya sekadar menjalankan agenda organisasi, program-program tersebut dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus membangkitkan kembali marwah kepemudaan sebagai kekuatan moral, sosial, dan intelektual bangsa,” Pungkasnya.

‎Acara diakhiri dengan seruan bersama agar semua pemangku kepentingan, pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta, dan organisasi kepemudaan bersinergi untuk mengoptimalkan peluang bonus demografi melalui investasi pada skill, kualitas pendidikan, dan ruang inovasi bagi generasi muda. (Red)

Baca Juga

© Copyright 2022 - DELIK KASUS NEWS